Paralayang Puncak Lawang

  • -

Paralayang Puncak Lawang

Category : Sumatera Barat

Paralayang Puncak Lawang

Paralayang (bahasa Inggrisparagliding) adalah olahraga terbang bebas dengan menggunakan sayap kain (parasut) yang lepas landas dengan kaki untuk tujuan rekreasi atau kompetisi. Induk organisasinya adalah PLGI (Persatuan Layang Gantung Indonsia), sedangkan PLGI sendiri dibawah naungan FASI (Federasi Aero Sport Indonesia)

Olahraga paralayang lepas landas dari sebuah lereng bukit atau gunung dengan memanfaatkan angin. Angin yang dipergunakan sebagai sumber daya angkat yang menyebabkan parasut ini melayang tinggi di angkasa terdiri dari dua macam yaitu, angin naik yang menabrak lereng (dynamic lift) dan angin naik yang disebabkan karena thermal (thermal lift). Dengan memanfaatkan kedua sumber itu maka penerbang dapat terbang sangat tinggi dan mencapai jarak yang jauh. Yang menarik adalah bahwa semua yang dilakukan itu tanpa menggunakan mesin, hanya semata-mata memanfaatkan angin.( Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Paralayang )

Indonesia memiliki spot paralayang terbaik di Asia Tenggara, salah satu spot ini berada di Puncak Lawang, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Puncak Lawang menyuguhkan pemandangan Danau Maninjau yang dikelilingi bukit hijau dan dipayungi awan putih. Penasaran akan keindahannya, kami menyuguhi diri untuk menawarkan rute perjalanan tour/paket wisata ………… dalam paket tour ini dilengkapi dengan tempat-tempat wisata lainnya di sumbar, untuk informasi selanjutnya mengenai paket wisata……….silahkan klik di sini. Jika Anda berminat mencoba paralayang, disini kami menyediakan jasa paralayang, baik untuk profesional maupun amatir. Di lokasi ini juga terdapat fasilitas outbound dan area untuk berkemah, untuk informasi lebih lanjut hubungi kami.

Keindahan Puncak Lawang dalam kondisi cuaca cerah, langit biru dan awan putih. Langit biru dihiasi awan seputih kapas yang seolah menggantung di atas kepala kita. Dan inilah “Negeri di Awan” itu. Jika anda beruntung, keindahan pemandangan akan anda nikmati di saat cuaca cerah, akan tetapi jika cuaca kurang bersahabat tak sedikitpun terlihat pemandangan di bawah, karena kabut sangat tebal

Air Danau Maninjau terlihat berkilauan diterpa berkas sinar matahari yang menerobos diantara celah-celah awan putih yang berarakan. Area Puncak Lawang ini berada pada ketinggian 1.210 meter di atas permukaan laut. Semasa penjajahan kolonial Belanda, tempat ini merupakan tempat peristirahatan para meneer dan mufrow Belanda.

 

Di tepian Danau Maninjau, terlihat deretan rumah penduduk yang berselang-seling dengan hamparan sawah hijau. Di tepian danau terdapat jejeran keramba-keramba apung bak apartemen yang tersusun rapi baris demi bars. Dan juga Barisan bukit biru hijau nampak gagah mengelilingi danau yang cantik ini. Sungguh menyejukkan mata siapapun yang memandang. Pantaslah jika tempat ini disebut sebagai spot terbaik paralayang di Asia Tenggara.

 

 

Pemandangan yang indah dari Puncak Lawang yang merupakan titik tertinggi untuk melihat Danau Maninjau, selain Ambun Pagi. Oleh sebab itu tempat ini menjadi salah satu spot paralayang terbaik di Asia Tenggara, dan sering digunakan untuk lokasi kejuaraan olahraga paralayang kelas nasional maupun kelas internasional.

Pemerintah setempat nampaknya cukup memperhatikan potensi ini. Setiap tahun pemerintah mengadakan kejuaraan paralayang yang diikuti tak hanya oleh atlet dalam negeri, tetapi juga luar negeri. Semoga dengan diadakannyaevent ini dapat semakin menarik minat wisatawan mengunjungi Puncak Lawang.

Sebagai buah tangan dari Puncak Lawang, Anda bisa membeli kacang khas Matur, yaitu kacang kulit yang disangrai tanpa minyak. Selain itu, ada gula tebu khas Lawang (Saka Lawang) yang rasa manisnya sangat khas, berbeda dengan gula tebu daerah lain. Anda juga bisa mencicipi berbagai olahan labu, antara lain berupa kolak dan cendol labu.

 

Penasaran…? Ayo traveling ke sini bersama travelingseru.com